Berita Emas 6 Agustus 2025

PT Rifan

PT RifanEmas Menguat, Didorong Kekhawatiran Ekonomi AS
Harga emas bertahan di kisaran tertinggi dalam lima bulan terakhir, mencatatkan reli terpanjang sejak Februari. Kenaikan ini didorong oleh kekhawatiran perlambatan ekonomi AS serta meningkatnya harapan investor terhadap pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve. Pada perdagangan awal Asia hari Rabu (6/8), harga emas stabil di sekitar $3.383 per ounce setelah naik lebih dari 3% dalam empat sesi sebelumnya.

Sentimen pasar terhadap emas semakin positif setelah data terbaru menunjukkan sektor jasa AS nyaris stagnan pada Juli. Sinyal pelemahan ekonomi juga terlihat dari laporan ketenagakerjaan dan belanja konsumen pekan lalu. Kekhawatiran ini mendorong spekulasi bahwa The Fed kemungkinan besar akan memangkas suku bunga pada pertemuan September, dengan peluang diperkirakan mencapai 90%.

Pemangkasan suku bunga biasanya menjadi katalis positif bagi emas, karena menurunkan opportunity cost untuk memiliki aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas. Sejauh tahun ini, harga emas telah naik hampir 30% karena investor mencari aset aman di tengah gejolak geopolitik, konflik dagang, dan menurunnya kepercayaan terhadap aset dalam denominasi dolar AS.

Namun, meskipun mengalami kenaikan signifikan secara tahunan, harga emas masih bergerak dalam rentang sempit dalam beberapa bulan terakhir dan belum mampu menembus rekor tertinggi sekitar $3.500 per ounce yang dicapai pada April. Pada pukul 08.19 waktu Singapura, harga emas tercatat stabil di $3.383,09 per ounce. Sementara itu, indeks dolar Bloomberg tidak banyak berubah, begitu pula dengan harga perak dan paladium, sedangkan platinum sedikit melemah.(ayu)

Sumber: Newsmaker.id

Ketidakpastian The Fed Dongkrak Emas ke Level Tertinggi
Harga emas naik mendekati level tertinggi dua minggu pada hari Selasa (5/8), didorong oleh meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga AS, sementara investor menunggu keputusan Presiden Donald Trump tentang penunjukan pejabat The Fed.

Emas spot naik 0,2% menjadi $3.380,20 per ons pada pukul 13.55 ET (17.55 GMT), setelah mencapai level tertinggi sejak 24 Juli sebelumnya. Emas berjangka AS ditutup 0,2% lebih tinggi pada $3.434,7.

Dolar melemah, membuat emas yang dihargakan dalam dolar AS lebih terjangkau bagi pemegang mata uang asing.

Pasar saat ini memperkirakan dua penurunan suku bunga pada akhir tahun, dimulai pada bulan September, setelah data perekrutan bulan Juni yang secara tak terduga lemah pada hari Jumat, yang kemudian diikuti oleh pemecatan komisaris Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS).

“Pasar masih terguncang akibat pekan lalu yang sarat data, di samping keputusan pemerintahan Trump untuk mengganti kepala BLS,” kata Daniel Ghali, ahli strategi komoditas di TD Securities.

“Kedua hal ini memengaruhi kekuatan emas, dan tentu saja menguatkan pandangan kami bahwa dolar AS sebagian kehilangan fungsi penyimpan nilai.”

Emas digunakan sebagai penyimpan nilai yang aman selama ketidakpastian, dan berkembang pesat dalam lingkungan suku bunga rendah karena tidak menghasilkan bunga.

Sementara itu, Trump mengatakan ia akan segera mengumumkan keputusan tentang pengganti jangka pendek untuk Gubernur Federal Reserve Adriana Kugler, yang mengumumkan pengunduran dirinya pada hari Jumat, serta pilihannya untuk ketua Fed berikutnya.

Harga perak spot naik 1,2% menjadi $37,85 per ons, level tertinggi sejak 30 Juli.

“Saat ini saya lebih optimistis terhadap perak daripada emas. Saya pikir perak bisa menembus di atas $40, dan jika itu terjadi, target selanjutnya kemungkinan berada di sekitar $42,” kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

Platinum turun 1% menjadi $1.316,35 dan paladium turun 2,1% menjadi $1.181,21.

Perusahaan pertambangan Sibanye-Stillwater yang berbasis di Afrika Selatan telah meminta Amerika Serikat untuk mempertimbangkan tarif impor paladium Rusia guna mendukung keberlangsungan pasokan AS dalam jangka panjang. (Arl) PT Rifan.

Sumber : NewsMaker

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.