Berita Emas 8 Agustus 2025

PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo – Stephen Miran dan Tarif Baru Bikin Emas Makin Bersinar

Emas menuju kenaikan mingguan terbesar dalam sebulan terakhir, didorong oleh ketegangan dagang global dan penunjukan sementara Stephen Miran sebagai Gubernur The Fed oleh Presiden Donald Trump. Logam mulia ini diperdagangkan mendekati $3.400 per ons, dengan potensi mencatat kenaikan mingguan sekitar 1%.

Trump menunjuk Miran—Ketua Dewan Penasihat Ekonomi AS—untuk menggantikan Adriana Kugler sebagai anggota sementara The Fed hingga Januari. Miran dikenal kritis terhadap kebijakan suku bunga tinggi dan sejalan dengan pandangan Trump yang menginginkan pelonggaran moneter. Sikap ini memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga bisa lebih rendah ke depan, kondisi yang secara historis mendukung harga emas.

Di sisi lain, premi harga emas berjangka di New York melonjak setelah laporan menyebutkan bahwa AS telah mulai mengenakan tarif pada emas batangan seberat satu kilogram. Ini menambah tekanan di tengah kekhawatiran pasar atas eskalasi perang dagang, terutama dengan negara mitra seperti India dan Brasil.

Saat laporan ini ditulis, harga emas sedikit terkoreksi ke $3.393,85. Sementara itu, logam mulia lainnya seperti palladium dan platinum melemah, sedangkan perak cenderung stabil.(ayu)

Sumber: Newsmaker.id

Tarif Baru AS Kacaukan Pasar Emas, Harga Futures Melejit

Harga emas berjangka melonjak lebih dari 1% pada Jumat pagi setelah laporan Financial Times menyebut bahwa impor emas batangan 1-kg kini dikenakan tarif baru oleh AS. Kabar ini bertentangan dengan laporan sebelumnya yang menyatakan bahwa emas dan produk farmasi akan dikecualikan dari tarif 39% terhadap pengiriman dari Swiss ke AS.

Di bursa Comex New York, harga emas berjangka naik ke sekitar $3.463 per ons, sementara harga spot emas justru turun tipis 0,1% ke bawah $3.395. Selisih antara harga futures dan spot kini lebih dari 2%—gap terlebar dalam satu dekade terakhir. Sepanjang 10 tahun terakhir, hanya ada sembilan kali perbedaan harga setinggi ini, enam di antaranya terjadi saat krisis pasar pada April 2020.

Kenaikan tajam harga futures ini mengingatkan pada gejolak yang pernah terjadi di pasar tembaga saat tarif AS mulai diberlakukan pada logam tersebut. Meskipun situasinya kini berbeda, langkah pemerintah AS tetap menimbulkan ketidakpastian besar di pasar logam mulia.

Meski ada gangguan jangka pendek, emas tetap dipandang sebagai aset lindung nilai yang kuat di tengah krisis global dan penurunan kepercayaan terhadap dolar AS. Ketegangan dagang yang terus meningkat justru memperkuat daya tarik emas sebagai safe haven bagi investor global.

Poin Penting:

Tarif baru AS diberlakukan untuk emas batangan 1-kg dari Swiss

Harga emas berjangka naik >1% ke $3.463, harga spot turun 0,1%

Gap harga futures–spot >2%, salah satu yang tertinggi dalam 10 tahun

Emas tetap jadi safe haven di tengah ketidakpastian global dan pelemahan dolar.(ayu) PT Rifan Financindo.

Summber : Newsmaker

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.