Berita Emas 15 Agustus 2025

PT Rifan Financindo Berjangka

PT Rifan Financindo Berjangka – Emas Anjlok saat PPI AS Melesat, Kurangi Spekulasi Dovish Fed
Harga emas tertekan dan turun lebih dari 0,60% pada Kamis (14/8) pasca rilis laporan inflasi harga produsen AS yang membuat investor mengurangi peluang pemangkasan suku bunga 50 bps pada pertemuan The Fed mendatang.

Data Indeks Harga Produsen (PPI) AS untuk Juli dari Bureau of Labor Statistics (BLS) melampaui perkiraan dan hasil Juni. PPI inti melonjak dan hampir menyentuh 4%, di tengah situasi ketika Gedung Putih mendorong suku bunga lebih rendah sambil menyatakan tarif bukan pemicu inflasi.

Data lain menunjukkan pasar tenaga kerja yang sempat melemah masih cukup tangguh: jumlah warga AS yang mengajukan tunjangan pengangguran turun di bawah perkiraan dan lebih rendah dari pekan sebelumnya.

Pasca rilis data, pelaku pasar menghapus skenario pemangkasan 50 bps oleh The Fed. Sebagai gantinya, mereka kini memproyeksikan pemangkasan 25 bps, dengan peluang kecil The Fed menahan suku bunga.

Sementara itu, Presiden Fed St. Louis Alberto Musalem—salah satu anggota FOMC yang cenderung hawkish—mengatakan inflasi berada dekat 3%, dan tarif ikut “merembes” ke inflasi.

Jelang akhir pekan: pidato tambahan pejabat The Fed, rilis Penjualan Ritel (Retail Sales) Juli, dan Indeks Sentimen Konsumen Universitas Michigan (UoM) Agustus.(yds)

Sumber: FXStreet

Emas Loyo Usai Data PPI AS
Harga emas turun pada Kamis (14/8) karena data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan dan turunnya klaim pengangguran mendorong penguatan dolar serta imbal hasil Treasury, memangkas peluang pemangkasan suku bunga besar pada September.

Emas spot turun 0,5% ke US$3.337,21 per troy ounce pada 1:50 siang waktu AS (17:50 GMT). Kontrak berjangkaemas AS pengiriman Desember ditutup turun 0,7% di US$3.383,20.

Indeks dolar naik 0,5% dari level terendah lebih dari dua minggu, membuat emas kurang menarik bagi pembeli non-AS, sementara imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun naik dari posisi terendah sepekan.

Sementara kata Ole Hansen, Kepala Strategi Komoditas Saxo Bank “Emas turun karena data PPI AS yang lebih kuat dari perkiraan dapat menurunkan ekspektasi pemangkasan suku bunga, sebab bisa mendorong Core PCE Juli lebih tinggi juga, sehingga The Fed kemungkinan tetap berhati-hati,”.

“Secara keseluruhan, data ini tidak mengubah pandangan bullish kami terhadap emas karena pada akhirnya The Fed harus memilih antara melawan inflasi atau mendukung perekonomian.”

Para trader kini lebih condong pada pemangkasan 25 bps bulan depan dan satu kali lagi pada Oktober, sejalan dengan komentar Mary Daly dari The Fed yang menilai pemangkasan 50 bps pada September tidak diperlukan.

kata Kiril Kirilenko, analis logam mulia senior di CRU “Kami tidak melihat reli emas berhenti—ini hanya konsolidasi, dengan kubu bullish menunggu katalis baru. Pemangkasan suku bunga akan menjadi pemicu untuk menyalakan kembali reli,”. Ia menambahkan, emas kemungkinan menguji ulang rekor US$3.500 pada akhir tahun ini atau awal tahun depan.

Untuk pergerakan logam mulia lainnya, perak spot turun 1,3% ke US$37,97 per troy ounce, platinum naik 1,1% ke US$1.354,33, dan palladium menguat 2% ke US$1.144,50.(yds) PT Rifan Financindo Berjangka.

Sumber : NewsMaker

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.