Berita Emas 2 Oktober 2025

PT Rifan

PT Rifan – Safe-Haven: Emas Mempertahankan Tren Rekor
Harga emas bertahan stabil di kisaran $3.859–$3.860/oz, hanya sekitar $35 di bawah rekor Rabu, setelah reli lima hari. Dimulainya penutupan pemerintah AS dan data ADP yang lemah telah mendorong pelaku pasar untuk meningkatkan taruhan bahwa The Fed akan kembali memangkas suku bunga tahun ini.

Penutupan pemerintah berisiko menyebabkan hilangnya data resmi—termasuk penundaan data penggajian non-pertanian—yang membuat para ekonom dan pedagang semakin bergantung pada indikator non-pemerintah. Ekspektasi suku bunga yang lebih rendah dan potensi tekanan pada dolar AS telah menambah dukungan bagi emas, yang diuntungkan sebagai aset non-imbal hasil ketika biaya pinjaman turun.

Sejauh ini tahun ini, emas telah melonjak sekitar 47%, berpotensi menandai kinerja tahunan terbaiknya sejak 1979. Reli ini didorong oleh pembelian bank sentral dan lonjakan kepemilikan ETF yang didukung emas—arus masuk bulan September dikatakan sebagai yang terbesar dalam tiga tahun, termasuk peningkatan minat dari investor Tiongkok. Pada pukul 08.10 waktu Singapura, harga emas spot turun tipis 0,2% menjadi $3.859,22/oz, sementara Indeks Bloomberg Dollar Spot stagnan. Perak melemah setelah mencapai level tertinggi dalam 14 tahun pada sesi sebelumnya; platinum dan paladium juga melemah. Kekhawatiran atas independensi The Fed juga mempertahankan permintaan aset safe haven di tengah meningkatnya ketegangan kebijakan. (ads)

Sumber: Newsmaker.id

Shutdown AS & Payroll Lesu Angkat Emas ke ATH Baru
Harga emas melonjak pada hari Rabu (1/10) dan mencapai rekor tertinggi $3.895, namun sejak itu sedikit melemah, diperdagangkan dengan kenaikan lebih dari 0,30%. Penutupan pemerintah AS dan data ketenagakerjaan yang lebih lemah dari perkiraan menegaskan kembali sikap investor bahwa Federal Reserve (Fed) akan memangkas suku bunga pada pertemuan mendatang.

XAU/USD diperdagangkan pada $3.871 pada saat penulisan, didorong oleh penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan penguatan Dolar AS.

Pasar keuangan tetap positif, meskipun penutupan pemerintah AS, yang dapat menunda rilis laporan Nonfarm Payrolls hari Jumat. Data ketenagakerjaan yang dirilis sebelumnya menunjukkan bahwa perekrutan tenaga kerja swasta anjlok pada bulan September, menurut laporan Perubahan Ketenagakerjaan Nasional ADP.

Data lain menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur pulih pada bulan September, tetapi masih berada di wilayah kontraksi, sebagaimana diungkapkan oleh Institute for Supply Management (ISM). Sementara itu, Greenback mencatat pelemahan moderat lebih dari 0,11%, sebuah pendorong bagi harga emas batangan.

Ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga pada pertemuan 29 Oktober tetap tinggi, mencapai 98% untuk penurunan suku bunga 25 basis poin dan peluang 4% untuk mempertahankan suku bunga. (Arl) PT Rifan.

Sumber : NewsMaker

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.