Berita Emas 29 Juli 2025

PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo – Emas Bertahan Di Terendah, Dolar Menguat Ditengah Kesepakatan AS-UE

Harga emas bertahan di level rendah setelah dolar AS mencatat kenaikan harian tertajam sejak Mei, menyusul tercapainya kesepakatan tarif antara Amerika Serikat dan Uni Eropa. Investor kini mengalihkan perhatian ke kemungkinan perpanjangan gencatan dagang antara Washington dan Beijing.

Emas diperdagangkan mendekati $3.312 per ons, setelah turun 0,7% pada hari Senin. Penguatan dolar — yang mendorong mata uang tersebut mencatat potensi kenaikan bulanan pertama tahun ini — dan melemahnya euro menambah tekanan pada harga emas. Dolar yang lebih kuat membuat emas menjadi lebih mahal bagi pembeli dengan mata uang lain.

Investor juga memantau perundingan AS-Tiongkok di Stockholm, di mana Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, menyebut bahwa perpanjangan 90 hari gencatan dagang adalah “hasil yang paling mungkin”. Menjelang tenggat waktu tarif 1 Agustus yang ditetapkan oleh Presiden Donald Trump, sejumlah mitra dagang lain seperti Korea Selatan dan Brasil juga tengah berlomba mengamankan kesepakatan.

Harga emas telah naik lebih dari 25% sepanjang tahun ini, terdorong oleh ketidakpastian seputar kebijakan perdagangan Trump serta konflik di Ukraina dan Timur Tengah. Meski begitu, dalam beberapa bulan terakhir emas bergerak dalam kisaran sempit setelah menyentuh rekor tertinggi di atas $3.500 per ons pada bulan April.

Harga spot emas turun 0,1% ke $3.312,07 per ons pada pukul 08.00 pagi waktu Singapura. Indeks Dolar Bloomberg stabil setelah menguat 0,8% di sesi sebelumnya.

Sementara itu, harga perak stagnan, dan platinum serta paladium tercatat naik. Para investor minggu ini juga akan mencermati serangkaian data penting mulai dari lapangan kerja hingga inflasi dan aktivitas ekonomi, sementara The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga.

Sumber: Bloomberg

Selera Risiko Naik, Emas Terkapar Menanti The Fed

Emas turun tajam ke level terendah hampir tiga minggu pada hari Senin (28/7) karena kesepakatan perdagangan AS-Uni Eropa mengangkat dolar dan sentimen risiko, sementara investor menunggu petunjuk baru mengenai kebijakan suku bunga dari pertemuan Federal Reserve minggu ini.

Harga emas spot turun 0,8% menjadi $3.310,45 per ons pada pukul 13:49 ET (1749 GMT), setelah menyentuh level terendah sejak 9 Juli, di $3.301,29, di awal sesi.

Harga emas berjangka AS ditutup 0,7% lebih rendah di $3.311,2 per ons.

Indeks dolar AS (.DXY), naik ke level tertinggi lebih dari satu minggu, membuat emas batangan lebih mahal bagi pembeli luar negeri.

“Saya pikir semakin banyak pengumuman perdagangan yang kita terima, semakin kuat dolar. Kesepakatan tarif ini ramah dolar, menurunkan daya tarik emas dan mendorong aksi jual di tengah sentimen risiko,” kata analis Marex, Edward Meir.

Kesepakatan akhir pekan antara Presiden AS Donald Trump dan Komisi Eropa memberlakukan tarif 15% untuk barang-barang Uni Eropa, setengah dari tarif yang awalnya diancamkan, meredakan kekhawatiran akan perang dagang yang lebih luas.

Pakta itu muncul setelah perjanjian AS-Jepang minggu lalu, sementara para pejabat AS dan Tiongkok akan melanjutkan perundingan tarif di Stockholm pada hari Selasa, dengan tujuan memperpanjang gencatan senjata perdagangan mereka selama 90 hari lagi.

Namun, seorang perwakilan perdagangan AS mengatakan tidak ada terobosan besar yang diharapkan dengan Tiongkok, dan menekankan bahwa diskusi akan berfokus pada pemantauan dan implementasi komitmen yang ada.

Diskusi akan berfokus pada pemantauan dan implementasi komitmen yang ada.

“Anda tidak melihat pergerakan penurunan yang signifikan pada emas karena kesepakatan tersebut masih bisa terbukti sulit untuk diimplementasikan atau tidak realistis,” kata Meir.

Federal Reserve AS diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya di kisaran 4,25%–4,50% saat pertemuan dua harinya berakhir pada hari Rabu.

Sementara itu, pasar terus mengantisipasi potensi penurunan suku bunga pada bulan September.

Emas cenderung berkinerja baik dalam kondisi suku bunga rendah. PT Rifan Financindo.

Sumber : NewsMaker

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.