
PT Rifan – Emas Stabil Saat Pasar Pantau Diplomasi AS Jelang Jackson Hole
Harga emas nyaris tak berubah ketika pelaku pasar terus mengkaji upaya Amerika Serikat memimpin diplomasi untuk mengakhiri perang di Ukraina, sekaligus menghitung mundur menuju pertemuan tahunan Federal Reserve di Jackson Hole yang bisa memberi sinyal pemangkasan suku bunga.
Harga spot emas bertahan di bawah $3.336 per ons, setelah ditutup hampir flat pada Senin. Ketua The Fed Jerome Powell dijadwalkan memberikan pidato utama di pertemuan bankir sentral pada Jumat, dan komentarnya bisa memperkuat ekspektasi luas investor terkait kebijakan moneter yang lebih longgar.
Di AS, pemerintahan Trump meningkatkan dorongan diplomasi untuk menengahi akhir konflik Ukraina. Presiden Donald Trump menelepon Vladimir Putin dan mendesaknya untuk merencanakan pertemuan dengan Volodymyr Zelenskiy, setelah sebelumnya bertemu Presiden Ukraina dan para pemimpin Eropa di Gedung Putih pada Senin.
Emas sebagian besar diperdagangkan dalam rentang sempit dalam beberapa bulan terakhir, setelah mencetak rekor sedikit di atas $3.500 per ons pada April. Komoditas ini — yang masih 27% lebih tinggi sepanjang tahun — mendapat dukungan dari pembelian bank sentral serta arus masuk yang kuat ke dana ETF berbasis emas. Tanda-tanda pelemahan ekonomi AS dan ketegangan geopolitik juga menopang logam mulia ini.
Pada pukul 08:44 pagi waktu Singapura, harga spot emas stabil di $3.335,66 per ons. Indeks Bloomberg Dollar Spot datar. Sementara itu, harga perak, paladium, dan platinum juga relatif tidak berubah.(yds)
Sumber: Bloomberg
Emas Diam di Tempat, Mata Investor Tertuju ke Jackson Hole
Harga emas relatif stabil pada hari Senin (18/8), seiring investor berfokus pada pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan para pemimpin Ukraina dan Eropa, serta simposium tahunan Federal Reserve di Jackson Hole minggu ini.
Harga emas spot sedikit turun di angka $3.333,32 per ons pada pukul 13.42 ET (17.42 GMT), setelah mencapai level terendah sejak 1 Agustus di awal sesi.
Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup 0,1% lebih rendah di angka $3.378.
Dolar AS menguat 0,3%, membuat emas batangan yang dihargakan dalam dolar AS lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
Trump mengatakan AS akan “membantu” Eropa dalam menyediakan keamanan bagi Ukraina sebagai bagian dari kesepakatan apa pun untuk mengakhiri perang Rusia di Ukraina, sementara ia dan Presiden Volodymyr Zelenskiy memulai pertemuan yang diatur secara tergesa-gesa di Gedung Putih untuk membahas jalan menuju perdamaian.
Para pemimpin Eropa akan bertemu dengan Trump setelahnya di Ruang Timur Gedung Putih pukul 15.00 EDT (19.00 GMT), menurut Gedung Putih.
Pertemuan antara Trump dan Zelenskiy ini menyusul pertemuan Trump dengan Putin pada hari Jumat, di mana kedua pemimpin sepakat untuk mengupayakan kesepakatan damai tanpa menerapkan gencatan senjata.
“Tidak banyak reaksi terhadap emas terhadap pertemuan Putin-Trump. Saya pikir kita akan melanjutkan dalam kisaran harga ini. Titik balik berikutnya adalah (konferensi) Federal Reserve,” kata analis Marex, Edward Meir.
Risalah dari pertemuan kebijakan bank sentral AS bulan Juli akan dirilis pada hari Rabu, menjelang konferensi tahunan The Fed di Jackson Hole, Wyoming, yang dijadwalkan pada 21-23 Agustus. Ketua The Fed, Jerome Powell, diperkirakan akan berpidato di acara tersebut.
Investor akan mencermati pernyataan Powell tentang prospek ekonomi. Meskipun pasar telah memperhitungkan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin, terdapat kemungkinan penurunan sebesar 50 basis poin, yang dapat mendorong harga emas lebih tinggi, kata Meir.
Emas cenderung berkinerja kuat di lingkungan dengan suku bunga rendah dan ketidakpastian yang tinggi.
Di tempat lain, perak spot naik 0,1% menjadi $38,02 per ons, sementara platinum turun 0,1% menjadi $1.334,10.
Paladium spot naik 1% menjadi $1.122,86 setelah jatuh ke level terendah sejak 10 Juli di awal sesi. (Arl) PT Rifan.
Sumber : NewsMaker
