Berita Emas 29 Desember 2025

Rifan Financindo

Rifan Financindo – Emas Turun Tipis, Profit Taking Menahan Reli

Harga emas turun tipis pada Senin dan kembali berada di bawah $4.500 per ons, sedikit mundur dari level rekor. Pelemahan ini dinilai wajar karena sebagian pelaku pasar melakukan profit taking setelah reli panjang.

Selain aksi ambil untung, pasar juga mencerna perkembangan geopolitik terbaru. Presiden AS Donald Trump mengatakan pembicaraan damai dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy telah membuat “banyak progres,” namun ia menilai kesepakatan masih bisa membutuhkan waktu beberapa minggu.

Trump juga menyebut ia terbuka untuk berbicara di parlemen Ukraina jika diperlukan, mempertimbangkan pembicaraan tiga pihak dengan Zelenskiy dan Presiden Rusia Vladimir Putin, serta berencana bertemu para pemimpin Eropa pada Januari. Pernyataan ini ikut membentuk ekspektasi pasar soal arah konflik dan risiko geopolitik.

Di sisi Ukraina, Zelenskiy menyampaikan kerangka perdamaian sudah 90% disepakati dan jaminan keamanan AS–Ukraina disebut sepenuhnya beres, meski ia menegaskan masih ada isu-isu penting yang belum selesai. Artinya, ketidakpastian tetap ada meski nada diplomasi terlihat lebih positif.

Secara tahunan, emas masih mencatat performa luar biasa: harganya sudah naik lebih dari 70% sepanjang tahun ini dan berada di jalur menuju kenaikan tahunan terkuat sejak 1979. Reli tersebut ditopang pembelian bank sentral, arus masuk ETF yang berkelanjutan, risiko geopolitik yang belum hilang, serta pemangkasan suku bunga The Fed—dengan pasar juga mulai memperhitungkan peluang pelonggaran kebijakan lebih lanjut tahun depan.(asd)

Sumber : Newsmaker.id

Rekor Baru Emas & Perak, Geopolitik dan Dolar AS Jadi Katalis!

Emas, perak, dan platinum mencapai rekor tertinggi sepanjang masa pada Jumat (26/12), memperpanjang reli luar biasa yang telah berlangsung selama beberapa bulan. Harga emas spot naik 1,1% menjadi $4.530 per ons setelah menyentuh level tertinggi sepanjang masa di $4.549 per ons, sementara perak melonjak lebih dari 9%, melewati $79 per ons. Kenaikan signifikan ini dipicu oleh ketegangan geopolitik yang meningkat, termasuk blokade AS terhadap Venezuela dan serangan militer terhadap ISIS di Nigeria, yang semakin memperkuat daya tarik logam mulia sebagai aset safe-haven. Selain itu, pelemahan dolar AS turut memberikan dorongan bagi kenaikan harga logam-logam mulia ini.

Emas telah mencatatkan lonjakan sekitar 70% sepanjang tahun ini, sementara perak mengalami kenaikan lebih dari 150%, dengan kedua logam mulia ini berada di jalur untuk mencatatkan kinerja tahunan terbaik mereka sejak 1979. Reli ini didorong oleh pembelian besar-besaran oleh bank sentral, aliran dana ke dana yang diperdagangkan di bursa (ETF), serta pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve yang terjadi tiga kali berturut-turut.

Faktor utama yang mendukung lonjakan harga emas dan perak adalah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global. Investor semakin berlindung pada emas dan perak sebagai aset yang aman di tengah ketegangan yang meningkat di berbagai belahan dunia. Ketidakpastian politik dan ekonomi, ditambah dengan potensi penurunan suku bunga di masa depan, membuat logam mulia semakin menarik bagi para investor.

Selain itu, lonjakan harga perak yang lebih spektakuler didorong oleh dislokasi pasokan yang masih berlangsung, terutama setelah terjadinya short squeeze bersejarah pada bulan Oktober. Arus masuk spekulatif juga semakin memperkuat permintaan, meskipun sebagian besar perak yang tersedia masih berada di New York karena para pedagang menunggu hasil penyelidikan Departemen Perdagangan AS mengenai apakah impor mineral penting berisiko terhadap keamanan nasional. (Arl) Rifan Financindo.

Sumber : NewsMaker

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.