Berita Emas 2 Juli 2026

Rifan Financindo

Rifan Financindo – Harga Emas Mempertahankan Kenaikan Setelah Pidato Warsh!
Harga emas mempertahankan rebound setelah pidato Ketua Federal Reserve AS Kevin Warsh meredam spekulasi bahwa bank sentral mungkin akan menaikkan suku bunga tahun ini untuk mengatasi inflasi.

Emas diperdagangkan sekitar $4.045 per ons pada hari Kamis (02/7). Komentar Warsh yang kurang agresif dari yang dikhawatirkan pada forum Bank Sentral Eropa di Portugal pada hari Rabu meredakan kekhawatiran tentang langkah Fed selanjutnya setelah perang di Timur Tengah mendorong harga energi dan indikator inflasi naik. Biaya pinjaman yang lebih tinggi merupakan hambatan bagi logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil. Warsh juga menegaskan kembali pesan dari konferensi pers pertamanya sebagai ketua Fed bulan lalu bahwa bank sentral akan memberikan stabilitas harga, dan mengulangi tekadnya untuk mengembalikan inflasi ke target 2%.

Data terbaru menggambarkan gambaran yang beragam tentang ekonomi AS. Aktivitas manufaktur meningkat untuk bulan keenam berturut-turut pada bulan Juni tetapi dengan laju yang lebih lambat. Sementara itu, penciptaan lapangan kerja sektor swasta kembali solid pada bulan Juni, mengakhiri periode tiga bulan terbaik untuk perekrutan dalam lebih dari setahun. Data penggajian yang akan dirilis Kamis akan memberikan petunjuk lebih lanjut.

Harga emas spot naik 0,3% menjadi $4.043,57 per ons pada pukul 08.15 di Singapura. Perak naik 0,4% menjadi $59,35 per ons. Platinum sedikit naik sementara paladium naik 0,4%. Indeks Spot Dolar Bloomberg, sebuah ukuran mata uang AS, sedikit berubah.(asd)*

Sumber: Newsmaker.id

Emas Menguat Pasca Komentar Warsh Redakan Tekanan The Fed
Harga emas menguat pada perdagangan Rabu (1/7) setelah pelaku pasar menimbang komentar Ketua Federal Reserve Kevin Warsh dalam forum tahunan bank sentral di Sintra, Portugal. Logam mulia mendapat dorongan setelah dolar AS dan yield obligasi memangkas penguatannya.

Emas sempat naik hingga 2,7% setelah Warsh kembali menegaskan bahwa The Fed tidak akan memberikan forward guidance terkait arah suku bunga berikutnya. Ia menyebut pendekatan tersebut sebagai perubahan penting dalam cara komunikasi bank sentral. Warsh juga mengatakan risiko harga telah menurun dalam beberapa pekan terakhir, meskipun tetap menegaskan komitmen membawa inflasi kembali ke target 2%.

Pernyataan tersebut membantu meredakan kekhawatiran pasar bahwa Warsh akan tampil lebih hawkish. Sebelumnya, investor mencemaskan kemungkinan The Fed kembali memberi sinyal kenaikan suku bunga yang lebih agresif untuk menekan inflasi yang masih tinggi.

Spot gold diperdagangkan naik sekitar 0,7% ke area US$4.038,26 per troy ounce pada sesi New York, sementara kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus berada di sekitar US$4.082.

Emas sebelumnya sempat tertekan setelah mencetak rekor pada Januari. Tekanan muncul karena pasar meningkatkan taruhan bahwa The Fed masih dapat menaikkan suku bunga tahun ini, meskipun harga energi mulai turun setelah kesepakatan sementara Amerika Serikat dan Iran. Suku bunga tinggi menjadi beban bagi emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil.

Data ekonomi Amerika Serikat juga masih menunjukkan ekonomi cukup kuat. Aktivitas manufaktur tetap berekspansi untuk bulan keenam berturut-turut, sementara tekanan biaya input yang sempat naik akibat perang mulai mereda. Namun, data ADP menunjukkan penciptaan lapangan kerja swasta hanya bertambah 98.000 pada Juni, lebih rendah dari ekspektasi pasar.

Perhatian investor kini tertuju pada laporan Nonfarm Payrolls yang akan dirilis Kamis. Data tersebut diperkirakan menunjukkan ekonomi AS menambah sekitar 115.000 pekerjaan pada Juni. Jika data tenaga kerja kembali kuat, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dapat kembali meningkat dan membatasi kenaikan emas.

Di pasar logam lainnya, perak naik sekitar 2%, sementara platinum dan palladium juga menguat. Indeks Bloomberg Dollar Spot masih naik tipis, tetapi pelemahan yield membantu menjaga minat beli terhadap logam mulia.

Secara keseluruhan, kenaikan emas saat ini didorong oleh kombinasi komentar Warsh yang tidak terlalu agresif, data tenaga kerja swasta yang lebih lemah, dan koreksi pada yield. Namun, untuk mengonfirmasi pemulihan yang lebih kuat, emas masih perlu bertahan di atas US$4.000 dan menembus area US$4.100 secara konsisten.(arl) Rifan Financindo.

Sumber: Newsmaker

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.