Berita Emas 11 Agustus 2025

PT Rifan Financindo Berjangka

PT Rifan Financindo Berjangka – Harga Emas Bertahan, Pelaku Pasar Cermati Kebijakan Tarif AS
Harga emas berjangka di New York tercatat stabil pada awal pekan ini, seiring pelaku pasar menanti kejelasan dari Gedung Putih terkait kebijakan tarif terbaru. Ketidakpastian muncul setelah salah satu badan pemerintah AS mengejutkan pasar dengan keputusan untuk mengenakan bea masuk terhadap emas batangan 100 ons dan satu kilogram—langkah yang sebelumnya tidak diantisipasi pelaku pasar.

Pada hari Senin, harga emas berjangka diperdagangkan sekitar $65 per ons di atas harga spot global, setelah sempat mencetak rekor baru pada hari Jumat. Kenaikan tersebut kemudian terpangkas setelah pemerintah menyampaikan kepada Bloomberg bahwa mereka akan segera mengklarifikasi “misinformasi” terkait tarif emas dan beberapa produk khusus lainnya. Selisih harga antara pusat perdagangan di AS dan London sempat melebar hingga di atas $100 per ons, namun kini menyusut di bawah $60 per ons.

Keputusan tarif ini berpotensi berdampak besar terhadap aliran perdagangan emas global dan kelangsungan kontrak berjangka emas di AS. Meskipun logam mulia sempat dibebaskan dari bea masuk pada April lalu, pelaku pasar tetap berhati-hati sampai ada kepastian jangka panjang dari pemerintah. “Kami melihat berbagai segmen pasar emas berperilaku tertib sementara industri menunggu klarifikasi potensial ini,” tulis Joseph Cavatoni, ahli strategi pasar senior dari World Gold Council.

Secara keseluruhan, harga emas telah menguat sekitar 30% sepanjang tahun ini, sebagian besar terjadi dalam empat bulan pertama akibat ketegangan geopolitik dan kekhawatiran pasar global. Pada hari Jumat, emas ditutup lebih tinggi untuk minggu kedua berturut-turut, berada sekitar $100 dari rekor tertinggi sepanjang masa yang dicapai pada April lalu.

Ke depan, fokus pelaku pasar akan tertuju pada data inflasi AS yang akan dirilis Selasa ini, sebagai petunjuk arah kebijakan suku bunga Federal Reserve. Ekonom memperkirakan inflasi inti (tanpa pangan dan energi) naik 0,3% pada Juli, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya. Suku bunga yang lebih rendah cenderung mendukung harga emas, yang tidak memberikan imbal hasil bunga. Sementara itu, harga emas spot turun tipis 0,1% menjadi $3.394,13 per ons pada pukul 07.46 pagi waktu Singapura, dengan pergerakan serupa juga terjadi pada logam mulia lainnya seperti perak dan platinum.(alg)

Sumber: Newsmaker.id

Emas Berjangka AS Catat Rekor Tertinggi di Tengah Ketidakpastian Tarif Impor
Harga emas berjangka AS mencetak rekor tertinggi pada hari Jumat (8/8), di tengah ketidakpastian apakah tarif impor spesifik negara dari AS akan diterapkan pada ukuran batangan emas yang paling umum diperdagangkan.

Sementara itu, harga spot emas sedikit melemah, namun tetap berada di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan.

Tarif Baru dan Lonjakan Harga Emas Berjangka

Layanan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS merilis keputusan di situs web mereka pada hari Jumat. Komunitas industri emas mengartikan bahwa tarif impor berdasarkan negara asal mungkin akan berlaku untuk batangan emas ukuran standar 1-kg dan 100-ons, yang merupakan ukuran paling umum di pasar AS.

Emas berjangka AS kontrak Desember naik 0,9% ke $3.483,70 per ons, setelah sempat menyentuh rekor tertinggi $3.534,10

Kenaikan terjadi setelah laporan awal dari Financial Times terkait keputusan tarif tersebut

“Lonjakan panik emas menunjukkan bahwa bahkan aset safe haven tidak kebal terhadap volatilitas yang dipicu oleh kebingungan era tarif,”

ujar Susannah Streeter, kepala riset pasar di Hargreaves Lansdown

Dampak Potensial Terhadap Swiss dan Pasar Global

Analis menilai keputusan ini berpotensi berdampak besar terhadap Swiss, yang merupakan pusat utama pemurnian dan transit emas dunia.

Selisih harga antara futures dan spot melebar signifikan, kini mencapai $95

Harga spot emas turun 0,2% ke $3.388,27, namun tetap naik 0,8% secara mingguan

Komentar Pasar: Dampak Jangka Pendek & Panjang

Kata Adrian Ash, kepala riset di BullionVault “Dalam jangka pendek, ini tidak akan memengaruhi harga ritel, karena saat ini stok emas AS sangat besar, sementara permintaan tetap lemah. Namun jika permintaan naik, tarif baru bisa menjadi peluang besar bagi kilang AS untuk mengubah batangan besar 400-ons menjadi unit ritel,”

Antisipasi terhadap kebijakan tarif ini juga terlihat dari arus masuk besar emas ke gudang COMEX dari Swiss dan London antara Desember hingga Maret, saat trader melakukan hedging.

Pergerakan Logam Lainnya

Perak spot naik 0,2% ke $38,25 per ons

Platinum turun 0,6% ke $1.325,4

Palladium turun 2,4% ke $1.123,50 PT Rifan Financindo Berjangka.

Sumber : NewsMaker

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.