Berita Emas 11 Oktober 2025

PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo – Emas $5.000 di Tahun 2026? Real of Fake?!
Emas bertahan stabil setelah lonjakan harian terbesarnya sejak Mei. Selasa pagi, harga berada di kisaran $4.120/oz; pukul 08.33 waktu Singapura, emas naik 0,3% menjadi $4.127,97. Indeks Dolar Bloomberg stabil. Perak, platinum, dan paladium juga menguat.

Pemicunya: kesepakatan bipartisan untuk mengakhiri penutupan terpanjang dalam sejarah AS, dengan dukungan Presiden Donald Trump, diperkirakan akan disahkan Senat dalam beberapa hari. Pemerintah yang dibuka kembali akan merilis data ekonomi yang telah lama tertunda, sebuah “termometer” penting bagi pasar.

Ekspektasinya adalah bahwa data tersebut akan menunjukkan pelemahan ekonomi, memperkuat argumen untuk penurunan suku bunga lebih lanjut. Suku bunga yang lebih rendah merupakan dorongan bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Meskipun reli emas terhenti bulan lalu, prospek jangka panjangnya tetap positif. Pembelian bank sentral yang tinggi dan meningkatnya investasi swasta mempertahankan fondasi permintaan. JPM Private bahkan memproyeksikan harga emas berpotensi mencapai $5.000 pada akhir tahun 2026. (asd)

Sumber: Newsmaker.id

Emas Terbang 3%! Apa yang Membuat Naik Drastis?
Harga emas naik hampir 3% pada hari Senin (10/11), yang mencapai level tertinggi lebih dari dua pekan, pasca data ekonomi AS yang lemah memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga, sehingga meningkatkan permintaan untuk aset yang tidak memberikan hasil.

Emas spot naik 2,8% menjadi $4.111,39 per ons pada pukul 2:21 siang waktu setempat (1921 GMT), setelah mencapai level tertinggi sejak 24 Oktober di sesi sebelumnya.

Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember naik 2,8% menjadi $4.122,00 per ons.

Sementara kata Peter Grant, wakil presiden dan kepala strategi logam senior di Zaner Metals.”Beberapa data lemah ekonomi yang lemah pekan lalu membuat pasar sedikit lebih dovish dalam ekspektasi mereka terhadap Fed … Kita masih sangat mungkin melihat pemangkasan suku bunga pada bulan Desember,”

Data pekan lalu menunjukkan ekonomi AS kehilangan pekerjaan pada bulan Oktober, dengan kerugian di sektor pemerintah dan ritel. Selain itu, sentimen konsumen AS merosot pada awal November seiring rumah tangga khawatir tentang dampak ekonomi, menurut data yang dirilis Jumat lalu.

Saat ini, pasar melihat peluang 64% untuk pemangkasan suku bunga pada bulan Desember, dengan peluang naik menjadi sekitar 77% pada bulan Januari, menurut alat FedWatch dari CME Group.

Emas diperkirakan akan bergerak antara $4.200 dan $4.300 per ons pada akhir tahun, dengan $5.000/ons masih menjadi target yang wajar untuk kuartal pertama tahun depan, tambah Grant.

Sementara itu, Senat AS pada hari Minggu melanjutkan langkah untuk membuka kembali pemerintah federal dan mengakhiri penutupan yang kini telah berlangsung 40 hari.

“Pembukaan kembali pemenrintahan AS akan mengembalikan aliran data dan menghidupkan kembali ekspektasi untuk pemangkasan suku bunga pada bulan Desember, tetapi yang lebih penting, itu mengalihkan fokus pasar kembali ke prospek fiskal AS yang memburuk,” kata Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank, dalam sebuah catatan.

Di tempat lain, perak spot naik 4,5% menjadi $50,46 per ons, mencapai level tertinggi sejak 21 Oktober, platinum naik 2,4% menjadi $1.582,50, dan paladium menambah 3,1% menjadi $1.422,79.(yds) PT Rifan Financindo.

Sumber : NewsMaker

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.