Berita Emas 23 Desember 2025

PT Rifan Financindo Berjangka

PT Rifan Financindo Berjangka – Emas Pecah Rekor! Apa yang Mendorong Lonjakan Ini?
Harga emas mencatatkan rekor baru pada hari Senin, menguat tajam setelah meningkatnya ketegangan geopolitik dan spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga lebih lanjut pada tahun depan. Emas melonjak hingga $4,459.60 per ounce, mencatatkan kenaikan 2,4% pada hari itu—kenaikan terbesar dalam lebih dari sebulan.

Lonjakan harga emas ini didorong oleh ekspektasi pasar bahwa The Fed akan kembali menurunkan biaya pinjaman di tahun 2026, sebuah kebijakan yang akan menguntungkan logam mulia. Emas, sebagai aset yang tidak memberikan bunga, sering kali mendapatkan keuntungan di lingkungan suku bunga yang lebih rendah.

Ketegangan geopolitik, terutama yang terjadi di Venezuela, juga memperburuk kekhawatiran pasar. AS memperketat blokade kapal tanker minyak Venezuela sebagai bagian dari tekanan terhadap pemerintahan Presiden Nicolás Maduro, meningkatkan ketidakpastian yang mendorong investor untuk mencari perlindungan dalam bentuk emas.

Pada pagi hari di Singapura, spot gold diperdagangkan 0,3% lebih tinggi di $4,465.12 per ounce, tetap dekat dengan rekor tertinggi sebelumnya. Sementara itu, perak juga mencatatkan kenaikan kecil, 0,3% menjadi $69,21 per ounce, tidak jauh dari rekor harga sebelumnya yang tercatat di $69,4549.

Selain itu, harga platina dan palladium juga mengalami kenaikan, mengikuti pergerakan harga emas. Semua ini terjadi di tengah pelemahan indeks dolar Bloomberg, yang turun 0,4% pada sesi sebelumnya.

Investor saat ini juga memantau dengan cermat pergerakan pasar menjelang rilis data ekonomi AS yang dapat mempengaruhi keputusan The Fed. Jika data mendukung pandangan pasar bahwa ekonomi AS melambat, kemungkinan besar The Fed akan melanjutkan kebijakan pelonggaran moneter yang menguntungkan emas.

Secara keseluruhan, harga emas terus memperlihatkan momentum yang kuat, didorong oleh kombinasi ketegangan geopolitik yang meningkat, kebijakan moneter yang dovish dari The Fed, dan permintaan untuk safe-haven assets. Seiring ketidakpastian yang terus berlanjut, emas diperkirakan akan tetap menjadi pilihan utama bagi investor.(asd)

Sumber: Bloomberg.com

Emas Melejit 2%! Ketegangan AS-Venezuela Dorong Permintaan
Harga emas melonjak lebih dari 2% ke rekor tertinggi pada hari Senin (22/12), didorong oleh aliran dana ke aset safe-haven karena ketegangan AS-Venezuela meningkat, sementara perak juga menyentuh puncak tertinggi sepanjang masa.

Harga emas spot naik 2,2% menjadi $4.434,26 per ons pada pukul 13.54 ET (1854 GMT) setelah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebesar $4.441,92 sebelumnya. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari ditutup 1,9% lebih tinggi pada $4.469,40 per ons.

“Dukungan dalam jangka pendek datang dari meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan Venezuela … Harga emas telah berfluktuasi tepat di bawah rekor tertinggi dalam beberapa sesi terakhir, jadi ini terlihat seperti terobosan momentum sederhana ke atas setelah konsolidasi bullish baru-baru ini, di pasar liburan dengan volume yang lebih rendah,” kata seorang analis di Nemo.Money.

“Target yang jelas bagi para investor emas adalah $5.000 tahun depan.”

Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan “blokade” terhadap semua kapal tanker minyak yang dikenai sanksi yang masuk dan keluar Venezuela.

Dalam berita lain yang dianggap mendukung emas, Trump dapat menunjuk Ketua Fed baru pada awal Januari, menggantikan Jerome Powell, yang akan pensiun pada pertengahan 2026, menurut laporan CNBC, karena pasar mengamati dengan cermat di tengah ekspektasi bahwa ketua baru tersebut mungkin sejalan dengan dorongan Trump untuk penurunan suku bunga lebih lanjut.

Emas sebagai aset safe-haven cenderung berkembang selama periode ketidakpastian geopolitik dan ekonomi. Emas telah melonjak lebih dari 69% tahun ini dalam kenaikan tahunan terbesar sejak 1979, didorong oleh pembelian bank sentral yang kuat, aliran safe-haven, dan suku bunga yang lebih rendah.

Harga perak spot naik 1,9% menjadi $68,40 setelah mencapai rekor tertinggi baru $69,44. Harga telah naik lebih dari 136% sejauh tahun ini.

Faktor pendorong di balik kenaikan harga perak baru-baru ini berpusat pada defisit pasokan-permintaan yang terus-menerus dan permintaan impor yang meningkat di India selama periode perayaan, kata para ahli strategi Macquarie, menambahkan bahwa mereka memperkirakan harga perak rata-rata $57 per ons pada tahun 2026.

Dolar AS (.DXY) sedikit melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, membuat logam mulia yang dihargai dolar lebih terjangkau bagi pembeli luar negeri.

Platinum melonjak 5,4% menjadi $2.079, mencapai level tertinggi dalam lebih dari 17 tahun, sementara paladium naik 2,1% menjadi $1.748,84, mencapai level tertinggi dalam hampir tiga tahun. (Arl) PT Rifan Financindo Berjangka.

Sumber : NewsMaker

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.