Berita Emas 2 Januari 2025

PT Rifan

PT Rifan – Emas Ngegas, Dunia Semakin Panas!

Harga emas (XAU/USD) menguat ke kisaran $4.345 pada awal sesi Asia hari Jumat, mendekati area $4.350. Pergerakan ini menunjukkan minat beli masih bertahan setelah reli besar sepanjang 2025.

Pasar menilai peluang penguatan emas masih terbuka karena dua motor utama: ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan meningkatnya arus safe-haven saat risiko geopolitik belum mereda.

Sepanjang 2025, emas mencatat kenaikan sekitar 65%, menjadi kenaikan tahunan terbesar sejak 1979. Lonjakan ini memperkuat posisi emas sebagai aset pelindung nilai saat ketidakpastian ekonomi dan politik global meningkat.

Dari sisi kebijakan moneter, The Fed pada rapat Desember memangkas suku bunga 25 bps, membawa suku bunga acuan ke kisaran 3,50%–3,75%. Alasan utamanya: risiko pelemahan di pasar tenaga kerja meningkat dan tekanan inflasi dinilai mulai mereda.

Namun keputusan itu tidak bulat. Stephen Miran justru memilih pemangkasan lebih besar (jumbo cut), sementara Austan Goolsbee dan Jeff Schmid menolak pemangkasan dan lebih memilih suku bunga tetap. Perbedaan suara ini memperlihatkan arah kebijakan masih jadi perdebatan internal.

Meski begitu, risalah rapat FOMC (9–10 Desember) menunjukkan mayoritas pejabat masih melihat pemotongan suku bunga lanjutan sebagai langkah yang masuk akal, selama inflasi terus turun. Suku bunga yang lebih rendah biasanya mendukung emas karena biaya peluang memegang aset tanpa imbal hasil jadi lebih kecil.

Selain faktor suku bunga, ketegangan Israel–Iran yang belum selesai dan memanasnya tensi AS–Venezuela turut mengangkat daya tarik emas. Saat situasi global tidak stabil, investor cenderung mencari aset yang dianggap mampu menjaga nilai, dan emas sering jadi pilihan utama.

Di sisi lain, kenaikan emas bisa tertahan oleh aksi ambil untung dan penyesuaian portofolio. Ditambah lagi, CME Group menaikkan persyaratan margin untuk kontrak berjangka emas, perak, dan logam lain artinya trader perlu menaruh lebih banyak dana untuk mempertahankan posisi, yang sering memicu pengurangan posisi dan menahan laju kenaikan.

5 poin penting

– Emas naik ke ~$4.345 di awal sesi Asia, mendekati $4.350.

– Emas menutup 2025 +~65%, terbaik sejak 1979.

– The Fed memangkas 25 bps (3,50%–3,75%), tapi ada perbedaan suara internal.

– Risalah FOMC: mayoritas masih membuka peluang rate cut lanjutan jika inflasi turun.

– Margin CME naik + potensi profit taking bisa menahan kenaikan emas/perak.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

Emas Mendadak Mengkilap di Asia, Ada Ketegangan Besar di Timur Tengah

Harga emas naik pada awal perdagangan Asia seiring meningkatnya kekhawatiran geopolitik di Timur Tengah. Kenaikan ini terjadi ketika ketegangan antara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab memuncak dalam beberapa hari terakhir, membuat investor kembali mencari aset aman seperti emas.

Situasi semakin panas setelah Arab Saudi memperingatkan rivalnya di kawasan Teluk agar tidak mengancam keamanannya. Kerajaan tersebut menegaskan akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menghadapi potensi ancaman. Pernyataan keras ini memicu kekhawatiran akan kemungkinan eskalasi konflik di kawasan strategis tersebut.

Menurut Bas Kooijman, CEO dan manajer aset DHF Capital, kondisi di Timur Tengah masih sangat rapuh. Ia menyebut risiko eskalasi tetap tinggi, sehingga mendorong minat investor terhadap aset safe-haven. Ketidakpastian global seperti ini biasanya membuat emas semakin diminati.

Seiring meningkatnya permintaan, harga emas spot tercatat naik 0,5 persen menjadi 4.341,07 dolar AS per ons. Kenaikan ini menunjukkan bahwa emas kembali menjadi pilihan utama investor untuk melindungi nilai aset mereka di tengah ketegangan geopolitik yang belum mereda. (az) PT Rifan.

Sumber : NewsMaker

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.