Berita Emas 19 November 2025

PT Rifan

PT Rifan – Emas Sudah Naik 55%, Masih Layak Diburu?
Harga emas bergerak stabil di sekitar US$4.070 per troy ounce pada perdagangan Rabu pagi, setelah sebelumnya naik 0,6%. Investor masih menimbang sentimen negatif dari kejatuhan bursa saham global, kekhawatiran valuasi saham teknologi yang sudah terlalu tinggi, dan berkurangnya harapan pemangkasan suku bunga di Amerika Serikat. Laporan kinerja Nvidia yang akan keluar Rabu malam waktu setempat menjadi ujian besar bagi saham-saham yang terkait tema kecerdasan buatan (AI).

Di satu sisi, emas biasanya diuntungkan ketika pasar saham bergejolak karena dianggap sebagai aset aman (safe haven). Namun dalam jangka pendek, harga emas juga bisa ikut tertekan ketika pelaku pasar terpaksa menutup posisi yang menggunakan utang (leveraged), sehingga mereka menjual emas untuk menambah likuiditas. Hal ini membuat pergerakan emas cenderung hati-hati meski ketidakpastian di pasar meningkat.

Komentar sejumlah pejabat Federal Reserve dalam beberapa hari terakhir menurunkan kembali ekspektasi pemangkasan suku bunga pada Desember. Instrumen interest-rate swap kini hanya mencerminkan peluang sekitar 50:50, padahal dua minggu lalu pasar hampir sepenuhnya memasang taruhan akan ada pemangkasan seperempat poin. Data penting berikutnya adalah laporan ketenagakerjaan AS untuk bulan September yang akan dirilis Kamis, yang akan memberi gambaran kondisi ekonomi setelah penutupan pemerintahan selama enam minggu.

Secara kinerja tahunan, emas masih bersinar. Sejauh ini tahun ini emas sudah naik sekitar 55% dan berpotensi mencatat tahun terbaik sejak 1979. Kenaikan ini didukung pembelian besar-besaran oleh bank sentral dan meningkatnya minat investor untuk berlindung dari risiko utang negara dan gejolak mata uang. Survei Bank of America menunjukkan, pelaku global memperkirakan emas akan menjadi aset dengan kinerja terbaik kedua tahun depan, hanya kalah dari yen di antara mata uang utama.

Ke depan, perhatian juga tertuju pada risalah rapat The Fed tanggal 28–29 Oktober yang akan dirilis Rabu malam. Dokumen ini bisa memberi petunjuk kapan bank sentral akan mulai kembali memperbesar neraca melalui pembelian aset untuk mengelola cadangan perbankan. Tambahan likuiditas dan sinyal kebijakan yang lebih longgar biasanya menjadi kabar baik bagi logam mulia. Pada pukul 08.25 pagi waktu Singapura, harga emas sempat naik tipis 0,2% ke US$4.076,34, dengan dolar cenderung datar, perak menguat tipis, sementara palladium dan platinum sedikit melemah.(asd)

Sumber: Bloomberg.com

Emas Rebound, Pasar Intip Peluang Cut Rate The Fed
Harga emas naik dari level terendah satu minggu pada hari Selasa (18/11), didorong oleh data ketenagakerjaan AS yang lemah, sementara investor menilai kemungkinan penurunan suku bunga Federal Reserve pada bulan Desember menjelang rilis data AS yang tertunda minggu ini.

Harga emas spot naik 0,4% menjadi $4.072,37 per ons pada pukul 14.00 EST (19.00 GMT) setelah mencapai level terendah sejak 10 November di awal sesi. Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup 0,2% lebih rendah di $4.066,50 per ons.

Data pada hari Selasa menunjukkan bahwa jumlah warga Amerika yang menerima tunjangan pengangguran mencapai titik tertinggi dalam dua bulan pada pertengahan Oktober, dengan klaim tunjangan pengangguran yang berkelanjutan meningkat menjadi 1,9 juta pada pekan yang berakhir pada 18 Oktober.

“(Data) ini sedikit meningkatkan harapan pasar untuk penurunan suku bunga pada bulan Desember. Hal ini membantu emas dan perak, yang sedang mencoba untuk menghentikan penurunan beruntun tiga hari,” kata Tai Wong, seorang pedagang logam independen.

Pasar sekarang melihat peluang penurunan suku bunga hampir 50% pada pertemuan The Fed 9-10 Desember, naik dari 46% pada hari Selasa sebelumnya, tetapi lebih rendah dari 67% yang terlihat minggu lalu, menurut alat FedWatch CME Group.

Emas, aset yang tidak memberikan imbal hasil, cenderung berkinerja baik ketika suku bunga lebih rendah. Harga turun lebih dari 3% pada hari Jumat dan 1% pada hari Senin karena investor mengurangi taruhan pada penurunan suku bunga AS lainnya tahun ini.

Pasar saat ini tengah menunggu risalah rapat The Fed pada 28-29 Oktober, yang akan dirilis pada hari Rabu, dan laporan ketenagakerjaan bulanan Departemen Tenaga Kerja AS untuk bulan September, yang akan dirilis pada hari Kamis setelah tertunda akibat penutupan pemerintah AS baru-baru ini.

Peningkatan permintaan resmi untuk emas diperkirakan akan terus berlanjut di masa mendatang, “mendukung bias bullish yang strategis dan kenaikan terhadap perkiraan harga rata-rata kami sebesar $4.000/oz untuk tahun depan,” ujar analis Deutsche Bank dalam sebuah catatan.

Di antara logam lainnya, perak spot naik 1,2% menjadi $50,78 per ounce, platinum naik 0,5% menjadi $1.541,57, dan paladium naik 1,1% menjadi $1.408,52. (Arl) PT Rifan.

Sumber : NewsMaker

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.