Berita Emas 12 Januari 2026

PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo – Emas Cetak Rekor Sepanjang Sejarah! Tembus ATH US$4.597, Ada Apa di Balik Lonjakan Ini?
Harga emas dunia kembali membuat kejutan dengan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH) di level US$4.597 per ons. Kenaikan ini menegaskan bahwa emas masih menjadi aset favorit investor global di tengah kondisi ekonomi dan geopolitik yang penuh ketidakpastian.

Salah satu pendorong utama lonjakan harga emas adalah ekspektasi penurunan suku bunga Amerika Serikat. Data ekonomi AS yang melemah membuat pasar semakin yakin bahwa Federal Reserve akan kembali memangkas suku bunga tahun ini. Saat suku bunga turun, daya tarik emas meningkat karena biaya peluang untuk menyimpan emas menjadi lebih rendah.

Selain itu, ketegangan geopolitik global juga ikut memperkuat harga emas. Konflik dan protes yang terjadi di beberapa wilayah, termasuk Timur Tengah, meningkatkan kekhawatiran investor. Dalam kondisi seperti ini, emas dipandang sebagai aset aman untuk melindungi nilai kekayaan dari risiko global.

Dari sisi permintaan, minat bank sentral dan investor institusi terhadap emas juga masih sangat kuat. Pembelian emas sebagai cadangan dan lindung nilai inflasi terus berlanjut, menopang harga tetap tinggi. Dengan kombinasi faktor ekonomi dan geopolitik tersebut, emas berpotensi tetap berada di level tinggi dalam waktu dekat. (az)

Sumber: Newsmaker.id

Emas Terbang Tinggi! Sinyal Penurunan Suku Bunga AS dan Gejolak Iran Bikin Pasar Panas
Harga emas kembali melonjak setelah data pekerjaan Amerika Serikat memberi sinyal bahwa suku bunga kemungkinan akan kembali dipangkas. Emas batangan naik ke atas level US$4.530 per ons, mendekati rekor tertinggi yang tercatat pada akhir Desember lalu. Kenaikan ini langsung menarik perhatian pelaku pasar global.

Laporan pekerjaan AS terbaru menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja yang lebih lemah dari perkiraan. Kondisi ini memperkuat keyakinan bahwa Federal Reserve akan terus menurunkan suku bunga untuk menjaga perekonomian tetap stabil. Saat suku bunga turun, emas menjadi lebih menarik karena tidak memberikan bunga, tetapi nilainya cenderung naik.

Pasar uang kini memperkirakan setidaknya dua kali lagi pemangkasan suku bunga tahun ini, setelah sebelumnya The Fed memangkas suku bunga tiga kali berturut-turut di paruh kedua tahun lalu. Harapan ini membuat investor semakin agresif masuk ke emas sebagai aset lindung nilai.

Di sisi lain, ketegangan geopolitik juga ikut mendorong harga emas. Protes yang semakin mematikan di Iran meningkatkan rasa khawatir pasar global. Situasi ini membuat emas kembali diburu sebagai aset aman, karena dianggap mampu melindungi nilai kekayaan di tengah ketidakpastian dunia. (az) PT Rifan Financindo.

Sumber : NewsMaker

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.